<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064</id><updated>2011-11-28T07:29:58.946+07:00</updated><category term='welcome drunk'/><category term='shout'/><category term='puisi'/><category term='cerpen'/><title type='text'>Bang Jay</title><subtitle type='html'>Ubi or not Ubi, That's the Question</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-5334008520177384118</id><published>2009-09-09T11:51:00.002+07:00</published><updated>2009-09-09T12:00:48.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Johan, Eni dan Mada</title><content type='html'>Tahun 1956.&lt;br /&gt;Semilir angin di tanah kosong membuat pria itu termangu. Lahan luas ini nantinya akan berdiri masjid megah, yang katanya diberi nama Istiqlal. "Kamu tahu apa makna Istiqlal?" tanya Johan pada Mada yang duduk di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mada menggelengkan kepala. Ia bingung akan pertanyaan itu, terlebih pada sikap Johan yang belakangan tampak dingin kepadanya. Minggu lalu ia dan Johan masih sering bercanda tertawa disela-sela kesibukan mereka. Johan adalah pedagang uli bakar dan Mada adalah penjual minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Johan!" panggil Mada lemah.&lt;br /&gt;"Kamu marah ya sama aku?"&lt;br /&gt;"Soal ceritaku kemarin?"&lt;br /&gt;Johan tak langsung menjawab. Ia menatap dalam-dalam wajah Mada. Kemudia perlahan menggeleng sambil mengedarkan pandangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu kenapa sikapmu dingin padaku?"&lt;br /&gt;"Aku merasakan perubahan pada dirimu."&lt;br /&gt;"Johan, aku tak mengerti jika kau bersikap begini karena ceritaku kemarin."&lt;br /&gt;"Apa alasanmu memusuhiku, kita kan tidak ada ikatan apa-apa," sambung Mada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cukup Mada, aku tak marah kepadamu. Sedikitpun aku tak bisa marah padamu!"&lt;br /&gt;"Bukan keputusanmu untuk menikah yang membuatku merana seperti ini."&lt;br /&gt;"Aku hanya sedih, belum dapat mewujudkan kebahagiaan Eni seperti kebahagiaan yang sekarang kau dapatkan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1956.&lt;br /&gt;Siang hari berlalu. Angin mulai sejuk menghempas Johan dan Mada. Mereka kembali ke tempat masing-masing tanpa sepatah katapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-5334008520177384118?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/5334008520177384118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=5334008520177384118' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5334008520177384118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5334008520177384118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/09/tahun-1956.html' title='Johan, Eni dan Mada'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-8199744882818244192</id><published>2009-03-24T14:59:00.020+07:00</published><updated>2009-03-24T16:40:59.254+07:00</updated><title type='text'>Kami mau sekolah tapi nggak ada gurunya!</title><content type='html'>Rudi M S&lt;br /&gt;SDN Cikoneng, Desa Tugu Utara, Cisarua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm4.static.flickr.com/3437/3381587380_b1ecd0807f_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3437/3381587380_b1ecd0807f_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Merintis sekolah sebelumnya tak pernah saya bayangkan. Bahkan menjadi seorang gurupun tak melintas dibenak saya. Namun suatu keadaan yang tak disengaja membuat saya memutuskan untuk mengajar anak-anak agar masa depan mereka cerah. Tak peduli soal upah, yang penting anak-anak dikawasan perkebunan teh bisa sekolah. Soal kelengkapan belajar saya yakin banyak orang yang mau membantu. Ini hanya soal siapa yang memulai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum datang ke kawasan perkebunan teh saya bekerja serabutan di kontraktor daerah Cipanas. Kejadian ini bermula ketika saya sedang mengunjungi teman di kawasan perkebunan teh di Rawa Gede, Cisarua pada 1983 akhir. Di sana saya melihat anak-anak yang kerjanya hanya main sepanjang hari. Saya sedih dan bertanya-tanya mau jadi apa mereka nantinya kalau tidak sekolah. Saya sendiri merasakan susahnya hidup menjadi orang tak berpendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu kesempatan saya hampiri anak-anak yang sedang bermain. Saya tanya apakah mereka mau sekolah. Jawaban yang tak disangka-sangka terlontar dari mereka, dan  membuat saya tergugah. “Mau Pak tapi tidak ada gurunya!” ujar mereka polos. Mulai saat itu saya berinisiatif untuk menjadi guru di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran para orang tua juga ada pada waktu itu, “Pak tidak usah sekolah nanti siapa yang gaji gurunya?” Saya katakan pada masyarakat bahwa mereka tidak perlu khawatir soal biaya sekolah, yang penting mereka mau anaknya sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktis sejak saat itu saya berhenti kerja serabutan dan fokus mengajar. Mulailah pengabdian saya sebagai guru. Karena tidak ada pungutan biaya, uang untuk keperluan sehari-hari saya dapatkan dengan menjadi juru parkir. Bantuan dana dan kelengkapan kegiatan belajar mengajar saya cari hingga ke Jakarta ke kenalan-kenalan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan dari kepala desa Tugu Utara, Cisarua, bantuan dari perorangan atau keluarga besar, bantuan pemuda-pemuda Karang Taruna dari Jakarta, termasuk dari lembaga pendidikan swasta dan perusahaan nasional maupun internasional. Semuanya memberikan bantuan praktis berupa alat tulis, tas, jas hujan untuk siswa, dan semuanya diberikan secara langsung kepada siswa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjadi sekolah yang diakui pemerintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm4.static.flickr.com/3560/3381683676_4150461bda_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3560/3381683676_4150461bda_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Awalnya pada 1984 sekolah rintisan yang masih ‘liar’ ini berlokasi di daerah Rawa Gede, sekitar satu kilometer dari Cikoneng. Ruang belajar kami saat itu ialah sebuah saung beratapkan seng yang digunakan untuk penimbangan daun teh. Dengan menggelar tikar dan plastik sebagai alas duduk, sekolah perdana kami resmi dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan belajar mengajar dilakukan dari pagi sekitar pukul 9-10 pagi sampai selesai. Gurunya saya seorang dan siswanya pada saat itu hingga 40-an anak. Waktu itu kegiatan belajar mengajar masih dilakukan atas dasar inisiatif saja, belum terkoordinasi dengan sekolah atau lembaga pendidikan terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada tahun 1984 itu saya menghubungi kepala desa Tugu Utara yaitu alm. H. Suherman agar menjadikan sekolah kami sekolah resmi dan mengacu pada kurikulum pemerintah. Tanggapan positif dari kepala desa yaitu dengan mengajak kepala sekolah dari SD terdekat yaitu SDN Ciburial untuk datang ke Rawa Gede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu kepala sekolah SDN Ciburial H. Edy Setiadi beserta Kepala Desa Tugu Utara datang meninjau ketika kami sedang melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Setelah melihat keadaan tersebut mereka tersentuh dan memberikan bantuan pendidikan berupa alat tulis, kursi dan meja untuk belajar, termasuk sekat bambu untuk membuat saung tempat kami belajar menjadi lebih tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah saung kami pun akhirnya dijadikan sekolah resmi dengan menginduk ke SDN Ciburial dan diberi status sekolah jauh SDN Ciburial. Siswanya dari daerah sekitar Rawa Gede seperti Cikoneng, dan Cibulao. Jarak dengan SD terdekat yaitu SDN Ciburial lebih dari 20 kilometer dengan jalan terjal khas pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhirnya kami punya gedung sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm4.static.flickr.com/3554/3380750569_882d835958_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3554/3380750569_882d835958_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Awal mulanya sekolah kami mulai mendapat bantuan dari luar Cisarua terjadi sekitar 1988-1989. Ketika itu serombongan keluarga yang sedang berjalan-jalan menuju air terjun, melihat kami yang sedang belajar dari atas bukit. Rombongan ini adalah keluarga besar H. Jamril dari Jakarta yang kemudian menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta. Uang bantuan inilah yang digunakan untuk membangun gedung sekolah pertama kami yang terdiri dari dua ruang kelas dan satu ruang kantor merangkap gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing ruang digunakan untuk tiga kelas yaitu kelas 1, 2, dan 3 di ruang pertama. Sisanya kelas 4, 5, dan 6 di ruang kedua. Pembagian kelas di tiap ruang hanya berdasarkan barisan tempat duduk saja. Dan saya masih menjadi satu-satunya pengajar di sekolah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gedung sekolah berdiri di Rawa Gede, pihak perkebunan teh juga memberikan bantuan honor untuk mengajar sebesar Rp 20.000 tiap bulannya. Sumber pemasukan lainnya saya dapatkan dengan menjadi juru parkir di Jalan Raya Puncak serta menjaga toilet umum setiap hari Sabtu dan Minggu. Senin pagi saya pulang untuk kembali mengajar hingga hari Sabtu. Begitu rutinitas yang saya lakukan setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejadian menarik pada sekitar tahun 1996 ketika saya sedang menjadi juru parkir sekaligus membantu membakar jagung. Waktu itu Minggu malam datang rombongan keluarga yang memesan jagung bakar, dan berbincang-bincang dengan saya soal kesibukan saya sehari-hari. Saya katakan selain menjadi juru parkir saya juga seorang guru sekolah dasar di Rawa Gede. Obrolan berlanjut seputar kegiatan mengajar dan sekolah kami tanpa saya tahu siapa lawan bicara saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu kemudian pada hari kerja bakti sekolah datang rombongan Kepala Sekolah dari SD se-Cisarua. Mulanya saya berpikir kalau kedatangan mereka hanya ingin meninjau kegiatan di sekolah kami. Namun tidak diduga, salah seorang dari rombongan menghampiri saya dan bertanya, “Pak Rudi mau tidak saya buatkan sekolah? Tetapi letaknya harus dipindah ke Cikoneng agar menjangkau anak-anak dari Cibulao, Cikoneng, dan Rawa Gede.” Tentu saja ini bukan pertanyaan sulit, dan segera saya jawab mau dan silahkan dipindah ke Cikoneng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang tersebut memperkenalkan diri bahwa ia adalah orang yang pernah berbincang dengan saya di tempat jagung bakar. Dan yang membuat saya lebih terkejut adalah beliau ternyata Udin Syamsudin Camat Cisarua yang belum lama menjabat. “Kapan-kapan kita makan jagung bakar lagi ya,” candanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdirilah sekolah dasar di Cikoneng dengan 3 ruang kelas ditambah ruang kantor. Sekolah ini pun lengkap dengan perangkatnya yaitu guru tambahan serta seorang kepala sekolah. Mulai sejak itu sekolah kami tidak lagi menginduk ke SDN Ciburial namun berdiri sendiri dengan nama SDN Cikoneng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2004-2005 kami juga mendapat rehab total dari pemerintah untuk bangunan sekolah. Sekolah kami juga jadi semakin bagus dengan lantai keramik termasuk terasnya, serta sekat antar ruangan sudah menggunakan tembok bata, bukan lagi sekat bambu. Lalu pada 2007 perusahaan perkebunan teh Sumber Sari Bumi Pakuan juga membangunkan gedung tambahan yaitu 2 ruang kelas serta ruang perustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pentingnya pendidikan masih terabaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm4.static.flickr.com/3576/3381693988_cd803fac74_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3576/3381693988_cd803fac74_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bahagia juga melihat perkembangan yang dilakukan sekolah kami. Dari mulai belajar di saung terbuka hingga menjadi sekolah dengan status mandiri. Tak pernah saya lupakan jasa semua pihak yang terlibat dalam kemajuan sekolah ini. Tanpa bantuan mereka mungkin anak-anak di kawasan perkebunan teh ini tak ada yang semangat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru tidak ada yang lebih menyenangkan selain melihat siswa-siswa saya lulus sekolah dengan baik dan melanjutkan sekolah hingga sukses. Dan syukur sekali tidak ada siswa kami yang tidak lulus ujian akhir nasional. Namun begitu saya sedih sekali kalau ada siswa kami yang berhenti sekolah atau tidak melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu saat ada siswa saya berhenti sekolah hanya beberapa hari menjelang ujian nasional. Padahal hanya tinggal ujian sekali lagi siswa tersebut lulus SD. Setelah saya hubungi orangtuanya mereka menjawab, lebih baik anaknya mencari uang dengan membantu orangtuanya memetik teh. “Biarlah Pak anak juga anak saya. Saya yang kasih makan, saya yang rawat, terserah saya mau jadi apa anak saya ini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban seperti itu dari orangtua siswa hati saya langsung menangis. Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa karena di mata mereka, mempertahankan hidup masih jauh lebih penting ketimbang mengenyam pendidikan. (fajri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-8199744882818244192?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/8199744882818244192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=8199744882818244192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/8199744882818244192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/8199744882818244192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/03/kami-mau-sekolah-tapi-nggak-ada-gurunya.html' title='Kami mau sekolah tapi nggak ada gurunya!'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3437/3381587380_b1ecd0807f_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-263227345755225736</id><published>2009-02-03T17:55:00.003+07:00</published><updated>2009-09-09T11:50:27.935+07:00</updated><title type='text'>dik...</title><content type='html'>dik... maafkan aku kalo suatu hari nanti pulang terlambat&lt;br /&gt;kamu tahu kan kalau setiap hari aku selalu bertemu pembunuh&lt;br /&gt;mereka berjajar di sepanjang rute yang aku lalui,&lt;br /&gt;menunggu untuk dalam sekejap mencengkram lalu membantingmu hingga tewas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;dik... maafkan aku kalau membuatmu khawatir setiap hari&lt;br /&gt;kamu pasti tahu resiko yang aku hadapi&lt;br /&gt;dan aku pasti akan selalu berhati-hati&lt;br /&gt;agar bisa kembali padamu&lt;br /&gt;melepas penat di dadamu&lt;br /&gt;meringkuk tak berdaya diujung senyummu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dik...jalanan di jakarta memang pembunuh&lt;br /&gt;tapi ia tak akan dapat menghabisi nyawa cintaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-263227345755225736?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/263227345755225736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=263227345755225736' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/263227345755225736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/263227345755225736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/02/dik.html' title='dik...'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-6510775941925828700</id><published>2009-01-02T15:28:00.001+07:00</published><updated>2009-01-02T15:28:24.857+07:00</updated><title type='text'>----</title><content type='html'>Ya ya selamat tahun baru!!!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-6510775941925828700?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/6510775941925828700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=6510775941925828700' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6510775941925828700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6510775941925828700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/01/blog-post.html' title='----'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-4823906987365094275</id><published>2009-01-02T15:14:00.001+07:00</published><updated>2009-01-02T15:18:45.037+07:00</updated><title type='text'>Suara dari Rumah Tuhan</title><content type='html'>Udara yang bergerak menyapa wajah-wajah lelah yang berbaring di antara tiang-tiang masjid. Sinar mentari tersaput gulungan awan menghangatkan memeluk tubuh kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashar belum lagi tiba siang baru beranjak pukul dua. Di sini kami beristirahat di tengah perjuangan hidup. Suara deru mesin berlalu lalang, dengan lembut mengantar kami ke alam mimpi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan kami lelap sejenak hingga adzan membangunkan kami. Izinkan kami 'tuk sekadar melepas lelah di rumah-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalibata Tengah, 30 Desember 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-4823906987365094275?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/4823906987365094275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=4823906987365094275' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4823906987365094275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4823906987365094275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/01/suara-dari-rumah-tuhan.html' title='Suara dari Rumah Tuhan'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-9022288722223800020</id><published>2009-01-02T15:11:00.002+07:00</published><updated>2009-01-02T15:17:44.138+07:00</updated><title type='text'>Dagelan Pramilu</title><content type='html'>Dalam satu ruangan yang diisi oleh tokoh-tokoh peserta tes CPNS (Calon Presiden Nagari Swalayan) terdapat perbincangan menarik. Bu Meg (Ojodi Meg-meg) salah seorang tokoh sedang diwawancarai pers setempat, "Nyalonin diri bareng siapa Bu Meg?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Bu Meg setengah merajuk, "Belum ada kandidat kuat, pokonya saya emoh cawapres saya berpikir jadi capres".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan Juragan Kapas, " Wah itu saya banget lho! Tapi itu kemarin, sekarang liat deal-dealan sama partner lama saya dulu ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan Supardi Bin Yamin, "Itu pasti bukan Saya! Kalau dari menteri sudah bisa jadi presiden ngapain turun jadi wapres&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan Sultan Sepuluh ke-212, "Mohon bersabar mbakyu, Saya masih menakar dukungan dari rakyat saya dulu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan Agus Durkangidah, "Pasti situ takut hukum karma ya? Ingat 'Dik Meg, Saya belum lupa luka yang kau torehkan tatkala melengserkan daku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan salah satu reporter yang bernama Rojali Silobahutang, "Pasti Bu Meg takut kalah pamor ya? Lha wong menterinya bisa jadi presiden apalagi wapresnya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baydewaay, nama saya Rojali Silobahutang alias Roko Jarang Beli suka ngutang di mana-mana. Demikian laporan pandangan matakaki dari saya. Sekian terimakasih, dikasih sekian saya terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-9022288722223800020?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/9022288722223800020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=9022288722223800020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9022288722223800020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9022288722223800020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2009/01/dagelan-pramilu.html' title='Dagelan Pramilu'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-3850681284833987982</id><published>2008-10-23T14:52:00.001+07:00</published><updated>2008-10-23T14:54:20.845+07:00</updated><title type='text'>Jangan Muna dah poy!!</title><content type='html'>Hmhh ceritanya waktu itu gua lagi bokek. emang paling sedih kalo bokek. terpaksa gua bongkar tabungan yang gak seberapa. tujuannya buat bikin surat keterangan sehat dari dokter puskesmas. sayang, gua kesiangan n gagal bikin surat sehat. gua dateng jam sebelas sedangkan jadwal bikin surat sehat sampe jam sepuluh. so, gua putuskan untuk pulang aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;naek mikrolet sampe depan binus, gua turun untuk beli koran. pas di depan tukang koran ada ibu2 sekitar umur 40an nyamperin gua. "Bang bagi duit dong bakal beli nasi!" suaranya lantang bak preman malak. Begitu gua nengok, gua gak ngeliat raut orang susah n kelaparan. kebetulan duit receh gua tinggal seribu n gua ksh aja seceng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukannya pergi malah dia minta tambah."Bang, mane cukup seribu beli nasi,&lt;span class="fullpost"&gt; tambain dong bang!" sepenuhnya memaksa. gua yang lagi ruwet soal kerjaan langsung aja bilang, "minta ama yang laen lagi dah bu!". Lagian kalo mao banyak ya kerja bu! eh, tu ibu ngejawab enakan minta dari pada kerja. terus gua bilang, ya udah kalo minta terima aja seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si ibu pergi. meninggalkan gua sambil ngomong, ngasih seribu doangan pake ceramah segala, baaang baang!! trus dia naek mikrolet, yang gua yakin cuma untuk minta2 lagi di dalem mikrolet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam hati gua, "sialan bukannya terimakasih malah nggrutu. kalo mao banyak kerja bu! kaya gua ni bokek tapi kaga minta2, gua nyari kerja bu. masih mending sehat gitu bukannya bersyukur....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pas kata-kata bersyukur keluar dari mulut hati gua azan johor berkumandang. Allahuakbar-Allahuakbar...&lt;br /&gt;Trus gua inget, apa hari ini gua udah bersyukur? Tadi subuh aja gua bablas gak sholat, padahal dah dibangunin sama belahan jiwa lewat sms. Trus sekarang gua pilih sholat, apa pulang dulu baru sholat, apa liat2 koran dulu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berpikir gua milih liat koran dulu baru sholat, terus pulang, terus lupa solat. gua maen gem n baca kiran tau2 ashar. yah bablas lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener kata ibu2 tadi, ngasih seribu aja ceramah. lupa bersyukur aja, eh pake nyeramahin orang untuk bersyukur (meski dalem hati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua cm bisa bilang dalem hati lagi,&lt;br /&gt;Ah, Jangan muna dah poy!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-3850681284833987982?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/3850681284833987982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=3850681284833987982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3850681284833987982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3850681284833987982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2008/10/jangan-muna-dah-poy.html' title='Jangan Muna dah poy!!'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-7391213142016452798</id><published>2008-10-23T14:49:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T14:52:00.611+07:00</updated><title type='text'>Sabtu Kelabu-Sendu-Gulana</title><content type='html'>Menurut Detik.com ujian online baru kali ini diadakan dalam seleksi cpns, dan depperin yang pertama melakukannya. Luar biasa, konon menurut detik pula, depperin dapat menghemat biaya dengan mengadakan ujian lewat dunia maya. Akan tetapi, ternyata ujian online hanya menambah tahapan ujian saja. Karena, masih menurut depperin, mereka tetap mengadakan ujian seperti biasa tes2 cpns lainnya untuk mengkonfirmasi kemampuan peserta ujian online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah....&lt;br /&gt;tahap pendaftaran memerlukan konfirmasi yg dikirim lewat imel. sialnya, imel tsb masuknya ke spam. untungnya, imel tsb kebaca ma gua. buntungnya, jadwal ujian yang dikirim lewat imel juga masuk ke spam. parahnya, gua apus spam-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;jadwal ujian dari jam 10 s/d jam 1 siang. dan gua nyoba login ujian dari jam 10. pas nyoba jam 11 akhirnya masuk. dan ujian pun di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu...&lt;br /&gt;ujian berlangsung selama 25 menit dimana tiap soalnya tidak boleh dikerjakan lebih dari satu menit. soal keluar satu persatu, yang artinya tidak ada subsidi silang antara waktu pengerjaan untuk soal yg mudah untuk soal yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelabu...&lt;br /&gt;soal pertama gua baca berulang kali, dan ketika waktu tinggal 1 detik (gua maw memanfaatkan tiap detik yang tersedia) gua pilih jawaban dan mengkonfirm. ndableknya, waktu terus berjalan ketika sedang loading page. hasilnya, soal pertama gagal terjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menyiasati loading page gua ngerjain soal dengan menyisakan 5 detik, lagi2 gua dianggap tidak menjawab karena proses loading page yg makan waktu. berikutnya soal no.3 sampai no.23 gua jawab dengan menyisakan waktu kurang lebih 15 detik. jadi tiap soalnya dialokasikan waktu sekitar 45 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelabu...&lt;br /&gt;soal no.24 juga sama, gua kerjain dan mengkonfirm untuk mendapatkan soal terakhir. tapi yang terjadi soal no.25 tak kunjung keluar. sebabnya (pak Jaja Udjaja gak suka kata 'pasalnya'), waktu ternyata habis. lalu gmn ceritanya ujian jam 11 lewat 11, yg memakan waktu 25 menit bisa sampai jam 12 lewat? ternyata loading page per soal (kasus gua) bisa ngabisin wktu sekitar 4 s/d 7 menit. dan soal terakhir, lebih dari 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika gua merifres page antara soal 24 dan soal 25 yg tak kunjung tiba, page yg keluar adalah page terakir yg kurang lebih berisi, 'pengumuman bisa anda lihat di website kami'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gulana...&lt;br /&gt;yah jadi aja gua nulis2 gak jelas di mp. kalo boleh ngutip dialog sandra dewi (doyanan kupl) pada tora sudiro dalam kuiki espres, gua pengen ngomong, "Yah, sedih deh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gumbrang gambreng pating keleleran. Prang Kompryang pade bececeran. Plak gedebuk otak copot ngambrak. Selesai dah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-7391213142016452798?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/7391213142016452798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=7391213142016452798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7391213142016452798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7391213142016452798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2008/10/sabtu-kelabu-sendu-gulana.html' title='Sabtu Kelabu-Sendu-Gulana'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-7326617156564858102</id><published>2007-10-08T19:14:00.000+07:00</published><updated>2007-10-08T19:18:41.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>kaleng kecil Juki</title><content type='html'>Suatu siang yang panas. di kolong jalan layang dekat persimpangan jalan kawan Juki bersandar pada pecahan pot bunga. tangannya memegang kaleng kecil yang ia sembunyikan di balik bajunya. tutupnya terbuka dan mengeluarkan aroma kahyangan. lurus matanya menatap gelap sudut kota. konsentrasi ia curahkan untuk mengisap sedalam-dalamnya aroma yang keluar dari kaleng kecil itu. sesaat ia melupakan kerasnya dunia. sesaat ia sudah terbang menuju angkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kawan Juki berusia 12 tahun. cita-citanya seperti kebanyakan bocah lainnya yaitu menjadi seorang pilot. hatinya keras seperti tiang beton penyangga jalan layang. jika ia menginginkan sesuatu maka harus terwujud. namun ia juga tahu batas kemampuannya. kalau ia bilang bisa, maka bisa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang ia tidak lagi berada di kolong jalan layang. ia justru sedang melayang melihat deretan kendaraan yang tampak kecil dari tempatnya melihat.ia memutuskan untuk melayang lebih tinggi. sekali lagi ia tarik dalam-dalam aroma dari kaleng kecil. maka ia melayang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;deretan kendaraan tampak seperti urat nadi yang menonjol keluar di lengan kawan Juki. lekukan jalan seperti ular yang merayap diam-diam. kawan Juki memutuskan untuk melayang lebih tinggi. kali ini ia kesusahan menghirup aroma kahyangan karena nafasnya tersengal. mungkin udara di atas semakin menipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kawan Juki kini sudah berada di luar orbit. ia bisa melihat bumi yang membiru. senyum sumringah tersungging di wajahnya. mendadak ia merasa kesepian. bumi yang warnanya tampak seperti kelereng kini dikelilingi gelap hitam pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini matanya hanya bisa menatap hitam. sekelilingnya hanya kekosongan. ia semakin kesepian. nafasnya tercekat. tangan kanannya mencengkeram lehernya. tangan kirinya coba menggapai hampa. ia makin kehilangan kesadaran. ia mengutuk dirinya yang menginginkan terbang setinggi-tingginya. kini ia menyesal. namun ia tak bisa menyalahkan siapa-siapa, lebih tepatnya ia tak tahu harus menyalahkan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kawan Juki yang terbang terlalu tinggi kini tak tahu bagaimana kembali ke bumi. aroma dari kaleng kecil mengantarnya melayang terlalu tinggi. sementara di bumi, di kolong jalan layang dekat persimpangan teronggok jasad bocah kecil. mungkin itu mayat bocah 12 tahun. tubuhnya dekil, bajunya lusuh. badannya masih hangat, mungkin baru beberapa menit yang lalu ia mati. tangan kanannya mencengkeram lehernya hingga memerah, sementara tangan kirinya menggenggam kaleng kecil.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://munclagh-united.blogspot.com/2007/10/kaleng-kecil-juki.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-7326617156564858102?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/7326617156564858102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=7326617156564858102' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7326617156564858102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7326617156564858102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/10/kaleng-kecil-juki.html' title='kaleng kecil Juki'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-5148313001589811149</id><published>2007-09-12T04:06:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T12:56:36.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>mulai mengejar deadline</title><content type='html'>hari jumat dulu sekali gua lulus, hari jumat bulan lalu gua wisuda. tepat hari jumat itu ada tawaran mengisi nganggur. yak kerja jadi jurnalis, sebuah majalah lifestyle. gua sih belum terbiasa tapi panggilan hati menguatkan tekad. sekarang gua sibuk dikejar dan mengejar deadline. ada kawan jurnalis yang bilang, di lapangan Tuhan-mu adalah deadline. wehehehe, berlebihan sih. tapi ya begitu lah situasinya. jadi lagi-lagi blog ini sementara masih hanya berisi curhatan. kapan ya ngumpulin data pelosok2 jakarta. ah, doakan saja lah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-5148313001589811149?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/5148313001589811149/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=5148313001589811149' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5148313001589811149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5148313001589811149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/09/mulai-mengejar-deadline.html' title='mulai mengejar deadline'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-6917519247355669381</id><published>2007-09-12T03:54:00.000+07:00</published><updated>2007-09-12T04:11:36.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Arahku</title><content type='html'>Arah, semua arah menatapku&lt;br /&gt;Bukan aku yang berjalan mengikuti arah&lt;br /&gt;Hanya satu-persatu dan silih berganti&lt;br /&gt;Mendatangiku, menyentuhku, menyeretku&lt;br /&gt;Aku semakin tak terarah&lt;br /&gt;Aku tak berpola&lt;br /&gt;Diam dan pasrah kemana arah membawa&lt;br /&gt;Bahkan aku tak tahu&lt;br /&gt;Gerangan siapa yang sedang menuntunku&lt;br /&gt;Namun aku tahu satu rahasia&lt;br /&gt;Setelah berjalan-jalan dibawa arah&lt;br /&gt;Sejatinya aku hanya diam di tempat&lt;br /&gt;Berdiri di satu titik kemana aku&lt;br /&gt;selalu kembali padanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-6917519247355669381?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/6917519247355669381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=6917519247355669381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6917519247355669381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6917519247355669381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/09/arahku.html' title='Arahku'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-4002856078260210633</id><published>2007-08-03T11:04:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T12:57:00.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>Niatan buat blogg ini</title><content type='html'>Salam kawan! rencananya blogg ini kedepannya tidak hanya menjadi tempat muntahan isi hati saja. saya berencana menampilkan informasi-informasi mengenai lokasi-lokasi di Jakarta yang bisa dikunjungi untuk rekreasi, berolahraga, menambah pengetahuan, dan lain-lain. saat ini saya sedang melakukan survei untuk mendalami lokasi yang akan saya tampilkan nantinya. berhubung saya tinggal di jakarta barat, mungkin lokasi di jakarta barat sekitarnya akan saya prioritaskan. mohon dukungan agar blogg ini bisa lebih bermanfaat. terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-4002856078260210633?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/4002856078260210633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=4002856078260210633' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4002856078260210633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4002856078260210633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/08/niatan-buat-blogg-ini.html' title='Niatan buat blogg ini'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-5685505265073682468</id><published>2007-07-21T08:41:00.000+07:00</published><updated>2007-10-08T18:42:28.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>hanya butuh 2 x 30 menit</title><content type='html'>kuliah sejak 2001 di fakultas ilmu komunikasi universitas padjadjaran. tahun pertama belum punya jurusan. semester 4, akhirnya saya pilih jurusan Jurnalistik. empat tahun berikutnya saya habiskan untuk menyelesaikan kuliah yang berhubungan dengan dunia kewartawanan. jobtraining sebagai salah satu syarat untuk lulus saya lewati di indopos (jawapos grup) selama satu bulan di awal tahun 2005, jobtraining kedua saya lewati di trans tv program 'cerita pagi' selama satu bulan pada awal tahun 2006. dan satu tahun lamanya saya mengerjakan skripsi. Susah? bukan itu masalahnya yang membuat pengerjaan skripsi begitu lama, tapi karena kesungguhan yang kurang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;dipertengahan pengerjaan skripsi , dosen pembimbing utama saya dipanggil yang Mahakuasa. ganti dosen, penyesuaian sedikit akhirnys kelar skripsi tersebut. seperti yang tertera di judul tulisan. hanya butuh 2 x 30 menit. maksutnya untuk lulus butuh dua kali sidang. pertama sidang komprehensif selama 30 menit, lulus dengan hasil biasa saja. sidang kedua yaitu sidang skripsi dilakukan beberapa hari kemudian. sidang ini juga butuh 30 menit untuk dilalui, dan hasilnya lulus dengan predikat sangat memuaskan. bukan predikat sih yang saya cari. tapi kerjaan. 2 x 30 menit saya lulus, dan entah berapa lama saya menganggur. mudah-mudahan hanya sekejap mata. amin. wehehehehehehe&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-5685505265073682468?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/5685505265073682468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=5685505265073682468' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5685505265073682468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/5685505265073682468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/07/hanya-butuh-2-x-30-menit.html' title='hanya butuh 2 x 30 menit'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-6595850574472461666</id><published>2007-07-21T08:28:00.000+07:00</published><updated>2007-10-08T18:48:57.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>akhirnya LULUS juga</title><content type='html'>kawan, mungkin sudah lama sekali saya tidak mengupdate blogg ini. maklum sedang ada kesibukan yang menyita waktu sehingga tak sempat, bahkan sekedar membuka blogg ini.&lt;br /&gt;awalnya blogg ini dibuat pada masa pengerjaan skripsi saya. saat-saat menjelang sidang itulah saya tak sempat mengupdate. namun kini masa itu telah lewat. sidang sudah dilalui dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LULUS EUY!!!! skripsi dengan judul Representasi Presiden SBY melalui Karikatur pada Sampul Majalah TEMPO telah mengantarkan saya meraih gelar sarjana. S.IKom alias sarjana ilmu komunikasi. Gelar ini saya raih setelah enam tahun kuliah sejak 2001. lama juga sih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang blogg ini akan mendapat perhatian yang lebih layak. hahaha. Tunggu tulisan-tulisan saya berikutnya. HAhahahahaha....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-6595850574472461666?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/6595850574472461666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=6595850574472461666' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6595850574472461666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/6595850574472461666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/07/akhirnya-lulus-juga.html' title='akhirnya LULUS juga'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-7195653873007201960</id><published>2007-05-16T23:39:00.000+07:00</published><updated>2007-10-08T18:59:38.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Seorang Aku</title><content type='html'>Lihatlah kawan, pemuda itu bicaranya sulit ku mengerti&lt;br /&gt;Bahasanya samar namun mengandung ketulusan&lt;br /&gt;Mungkin dia seorang penyair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kawan, pemuda itu bicaranya sulit ku mengerti&lt;br /&gt;Bahasanya samar dan mengandung kedustaan&lt;br /&gt;Mungkin dia seorang politikus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kawan, pemuda itu bicaranya mudah ku mengerti&lt;br /&gt;Bahasanya jelas namun tak ada isi hatinya&lt;br /&gt;Mungkin dia seorang jurubicara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kawan, pemuda itu bicaranya mudah ku mengerti&lt;br /&gt;Bahasanya jelas namun samar isi hatinya&lt;br /&gt;Mungkin dia seorang jurnalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat kawan, pemuda itu tak berbicara&lt;br /&gt;Bahasanya hanya diam, hatinya misteri&lt;br /&gt;Mungkin dia seorang aku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;12 Mei ’07 (18:11)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-7195653873007201960?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/7195653873007201960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=7195653873007201960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7195653873007201960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7195653873007201960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/05/seorang-aku.html' title='Seorang Aku'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-9055260524608468026</id><published>2007-05-16T23:32:00.000+07:00</published><updated>2007-05-17T00:56:26.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Dua puluh empat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Dua puluh empat detik sebelumnya terdengar gemuruh sorak sorai makhluk pelupa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Tanggal ini genap bertahun-tahun umurmu!” ujar salah seorangnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Ya, maka katakanlahlah beribu ucapan selamat padaku!“ ungkap si aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Maka muntahkanlah beribu pujian tentang ku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;karena hari ini aku lah raja dunia!” teriaknya merasa paling bahagia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Dua puluh empat jam sebelumnya juga terdengar gemuruh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Kali ini makhluk tuhan yang tak pernah mendosa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Apa benar besok adalah saatnya?” ujar salah satunya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Ya Tuhan sendiri yang mengatakannya padaku,” jawab sebelahnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Sungguh singkat!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Ya, hanya sehari lagi.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Maka waktunya semakin berkurang”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Dua puluh empat hari sebelumnya terdengar bisik rendah makhluk pelupa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Esok mau apa?” tanya salah seorangnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Aku mau dunia,“ si aku menjawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Bukankah kau meninggalkan ladang abadi menuju dunia?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Bukankah telah sampai kau pada dunia?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Ya, kini aku kan menggenggam dunia sebagai bekal kembali pada keabadian”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Dua puluh empat tahun sebelumnya di sebuah ruangan sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Terlihat sosok gerbang dunia yang rupawan sedang bersiap diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Ketika tiba saatnya beliau mengantar makhluk pelupa itu ke dunia,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;maka saat itu pula sang dewi rupawan berada di batas antara keabadian dan kefanaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Pada saatnya makhluk itu tiba di dunia, saat itu rona bahagia sang dewi terpancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Sesosok asa telah lahir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Sebuah lambang cinta telah menjelma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Namun, sama seperti dewi-dewi rupawan lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Kelak tanggal datangnya makhluk pelupa hanya tentang makhluk pelup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Tahun pertama, kesepuluh, ke-entah, sampai matipun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Tak ada yang sekedar merenungi sang dewi yang menjadi gerbang hidupnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bertahun-tahun kemudian, kita makhluk pelupa, hanya ingat kita makhluk pelupa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Hanya merasa bahagia telah sampai di dunia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Merasa paling soleh dalam menggapai bekal keabadian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Semua dari kita lupa bahwa kehadiran kita merupakan pertaruhan hidup sang dewi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Selayaknyalah genapan tahun menjadi tanda terimakasih pada sang dewi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Selayaknyalah genapan tahun menjadi simbol perbatasan antara keabadian dan kefanaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Maka kubuang semua ucapan selamat, kulumat mentah lalu kumuntahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Karena rasa terimakasihku hendak menerjang mulut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;sekedar ‘tuk berterimakasih pada sang dewi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;’untuk hariku kelak’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;12Mei’07 (17:48)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-9055260524608468026?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/9055260524608468026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=9055260524608468026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9055260524608468026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9055260524608468026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/05/dua-puluh-empat.html' title='Dua puluh empat'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-3021856147249207305</id><published>2007-05-05T05:42:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T12:58:31.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>semoga cepat lulus</title><content type='html'>doakan saya semoga sepat lulus.... saya bosan di jatinangor&lt;br /&gt;ga punya duit, kere......&lt;br /&gt;ga bisa nabung, ga bisa ngelamar si eneng....  wahahahaha... hiks...&lt;br /&gt;ga bisa gemuk.... hiyaaa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;btw gua fans-nya ho-man-co (holahoop, macan, disco; nonton indonesian idol edisi wildcard!)&lt;br /&gt;ho-man-co!! idol!!&lt;br /&gt;ho-man-co!! idol!!&lt;br /&gt;ho-man-co!! idol!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahahaahahaha.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-3021856147249207305?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/3021856147249207305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=3021856147249207305' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3021856147249207305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3021856147249207305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/05/semoga-cepat-lulus.html' title='semoga cepat lulus'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-4137603082958068060</id><published>2007-04-29T01:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T06:44:37.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>jurnalistik 2001</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOMMU9cjvI/AAAAAAAAAAs/WNhK3w8CjsU/s1600-h/la.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOMMU9cjvI/AAAAAAAAAAs/WNhK3w8CjsU/s320/la.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058540949879951090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOL9U9cjuI/AAAAAAAAAAk/xUG_uZoGPyQ/s1600-h/ol.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOL9U9cjuI/AAAAAAAAAAk/xUG_uZoGPyQ/s320/ol.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058540692181913314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-4137603082958068060?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/4137603082958068060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=4137603082958068060' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4137603082958068060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/4137603082958068060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/krudung-merah-paling-kanan.html' title='jurnalistik 2001'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOMMU9cjvI/AAAAAAAAAAs/WNhK3w8CjsU/s72-c/la.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-9120155885041418201</id><published>2007-04-29T00:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T06:44:37.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'>La Bagen!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOIwU9cjtI/AAAAAAAAAAc/xwbIzRlkeT4/s1600-h/redbagen.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOIwU9cjtI/AAAAAAAAAAc/xwbIzRlkeT4/s320/redbagen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058537170308730578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La Bagen!! legenda Fikom-Unpad. Hahahahaha.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-9120155885041418201?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/9120155885041418201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=9120155885041418201' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9120155885041418201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/9120155885041418201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/la-bagen.html' title='La Bagen!!'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjOIwU9cjtI/AAAAAAAAAAc/xwbIzRlkeT4/s72-c/redbagen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-3252068995114379957</id><published>2007-04-28T23:45:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T06:44:38.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shout'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjN6dk9cjrI/AAAAAAAAAAM/vfTqDBAxKqs/s1600-h/jur.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjN6dk9cjrI/AAAAAAAAAAM/vfTqDBAxKqs/s320/jur.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058521455023394482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jurnalistik!! Jurnalistik goes marching in...&lt;br /&gt;All that we want to be best number&lt;br /&gt;The big and happy family...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat Jurnalistik!! (by Titis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-3252068995114379957?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/3252068995114379957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=3252068995114379957' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3252068995114379957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3252068995114379957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/jurnalistik-jurnalistik-goes-marching.html' title=''/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_12iouZ2UabY/RjN6dk9cjrI/AAAAAAAAAAM/vfTqDBAxKqs/s72-c/jur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-3716883190652890961</id><published>2007-04-28T23:25:00.000+07:00</published><updated>2007-04-28T23:32:10.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Di Taman Sirat</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amboi!! Kita dekat nan erat&lt;br /&gt;Kala ini di Taman Sirat&lt;br /&gt;Patahan kata bukan terucap&lt;br /&gt;Malah bisu yang mencuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini zaman serba cepat&lt;br /&gt;Andai hendak semua dapat&lt;br /&gt;Berdua kita bukan berempat&lt;br /&gt;Mana bulan tak terlihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punjua kau tak cermat&lt;br /&gt;Baik katakan dengan cekat&lt;br /&gt;'Kau ku sayang', lantang kuat&lt;br /&gt;dan ku dengar di hati 'kan berkarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat!&lt;br /&gt;Tak ada sekat!&lt;br /&gt;Dengan cekat!&lt;br /&gt;Lantang kuat!&lt;br /&gt;Atau... ku damprat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-3716883190652890961?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/3716883190652890961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=3716883190652890961' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3716883190652890961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/3716883190652890961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/di-taman-sirat.html' title='Di Taman Sirat'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-7941702115092913939</id><published>2007-04-28T22:28:00.000+07:00</published><updated>2007-04-28T22:49:57.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Kilometer 29</title><content type='html'>Kamera yang baru dibelinya dua hari lalu kini sudah setia menemani harinya. Agus memang bukan seorang fotografer handal namun ia sangat mencintai fotografi. Agus betah berlama-lama berada di samping tukang koran, karena di sana ia bisa memandangi foto sampul majalah atau foto headline surat kabar sepuasnya. Kadang ia tertegun ketika menengadah melihat banner iklan yang ukurannya selebar gawang sepakbola hingga kepalanya pening. Pikirnya, memandangi hasil karya foto membantu melupakan perutnya yang membuncit karena terlalu sering ia biarkan hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sejak lama ia mengidamkan kamera SLR (Single Lens Reflect) untuk menyalurkan hobinya. Baru setelah cukup uang ia kumpulkan jadilah kamera SLR kini menjadi sahabat barunya. Dipandangi lensa bidik dengan sebelah mata dan raut wajah kaku, semenit kemudian senyum di wajahnya mengembang lebar bak payung yang dibuka seketika karena hujan tiba-tiba datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dirasakan bau khas kamera yang berasal dari film 35mm yang biasa mengisi perut kameranya. Dilepaskan lensa 50 mm dari badan kamera, lantas dibolak-balik. Hati-hati dan lembut ia sapu kaca lensa dengan kertas tipis khusus lap lensa, kertas itu sudah kumal karena dipakai berkali-kali. Kurang puas, ia coba meneropong cumulonimbus lewat lensa yang masih terlepas dari badan kamera. Hanya birunya langit yang ia tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agus menggantungkan kamera menjuntai di dada kurusnya. Masing-masing tangannya memegang pinggangnya dan dagunya yang tirus ia tarik tinggi-tinggi ke atas. Pelan-pelan ia habiskan udara untuk memenuhi paru-parunya, lalu ia hembuskan lewat mulutnya dengan santai dan setengah terpejam. Ia puas dan bangga karena telah berhasil menimang sebuah kamera, menimang secercah harapan masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agus Hamurta adalah seorang pemulung, usianya hampir tiga puluh tahun. Kulitnya legam bukan hanya terpanggang mentari, lebih-lebih ia jarang mandi. Aroma tubuhnya semerbak meninggalkan bau jijik, serupa dengan tempat sampah yang kerap ia kunjungi. Garis wajahnya kuat dan sorot matanya tajam menunjukkan bahwa ia tipe orang berkemauan keras untuk mewujudkan keinginannya. Jika saja Agus punya kesempatan membersihkan dan merapihkan dirinya rasanya akan banyak gadis yang tertarik olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agus mengisi hidup dengan mendatangi tiap tempat sampah beraroma ajaib di sekitar perumahan dekat tempatnya tinggal. Mengorek tempat sampah demi menemukan harta terpendam merupakan kesehariannya, tak peduli tangannya kotor dan menambah bau busuk tubuhnya. Ia lipat dengan baik kardus yang tak terpakai dan ia pipihkan plastik bekas tempat air minum mineral dengan bantuan pahanya yang langsing. Kemudian ditata rapih sedemikian rupa benda-benda tersebut dikereta kerja roda duanya. Daerah jamahannya cukup luas tak terpaku pada satu wilayah tertentu. Bagi Agus ia dapat tinggal di mana dirinya suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Barang-barang temuannya ia timbun hingga cukup banyak, butuh empat hari hingga seminggu baru terpenuhi. Kepada bang Topan ia jual kardus dan plastik tersebut. Bang Topan juragan kardus dan plastik bekas langganan Agus. Hanya bang Topan yang berani membayar, meski tipis, lebih tinggi dibanding juragan lain. “Oke, ama lu gue naekin cepek sekilonya Gus!” sambil mengelus-elus jenggotnya yang kecoklatan dan dikepang tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Uang hasil memulung dipakai untuk membeli nasi putih dengan lauk orek tempe. Hanya sekali dalam sehari ia makan, meski kadang harus membagi dua makanan hari ini untuk keesokan harinya. Meski sulit Agus terus berusaha menyisihkan uang hasil memulung sedikit demi sedikit. Uang lalu disimpan di tas tangan kumal yang tergantung di keretanya. Hingga hampir tujuh tahun tahun kemudian ia memiliki uang yang cukup untuk membeli sebuah kamera SLR bekas dari toko kamera Panorama. Enam ratus lima puluh ribu rupiah harga kamera tersebut. Berarti sekitar seratus ribu pertahun berhasil ia sisihkan dan disimpan di tas yang ia temukan ketika sedang menjalankan operasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Awalnya Agus mengenal dunia fotografi ketika ia menjadi siswa SMU Jalapati sebelas tahun lalu. Sebagai sekolah unggulan SMU Jalapati memiliki beragam kegiatan ekstra kurikuler mulai dari Paskibra, sepakbola, kelompok ilmiah, basket, Pramuka, kelompok pecinta alam, kelompok pemerhati film, kelompok musik, hingga kelompok fotografi. Dan pada fotografi Agus menaruh minat. Dari kegiatan ekstra kurikuler di sekolah Agus mendapatkan dasar-dasar fotografi, mulai dari pengertian, istilah-istilah, dan teknik-teknik fotografi, hingga pengalaman membuat karya fotografi. Semakin banyak peangalaman yang ia rasakan bersama kelompoknya semakin Agus mencintai fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebenarnya Agus tidak perlu memulung kalau saja dulu ia menuruti nasihat orang tuanya untuk meneruskan pendidikan ke kursi kuliah. Tetapi tamat SMU Agus memilih menganggur dan berfoya-foya menghabiskan uang orang tuanya yang memang kaya. Agus tahu betul posisinya sebagai anak tunggal dari keluarga kaya. Ia biasa menuntut banyak hal yang harus dan pasti segera dituruti orang tuanya. Pernah Agus merajuk tidak mau masuk sekolah karena orang tuanya tidak mau membelikannya sepeda motor 250cc. Padahal baru tiga bulan yang lalu ia dibelikan sepeda motor kelas bebek. Tak sampai tiga hari akhirnya, sepeda motor 250cc menjadi tunggangannya ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu hari Agus yang mencintai dua hal di dunia ini; fotografi dan berfoya-foya, ditinggal kedua orang tuanya tewas karena kecelakaan di jalan. Mobil yang dikendarai orangtua Agus beradu dengan truk yang datang dari arah berlawanan. Selain kelalaian manusia, kondisi jalan yang licin dan berkelok-kelok serta jarak pandang yang sempit terhalang kabut akibat rintikan hujan ditenggarai menjadi penyebab kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agus yang terbiasa hidup dilayani dan berkecukupan uang tidak bisa menata hidupnya dengan baik. Harta peninggalan orang tuanya habis demi membiayai gaya hidupnya yang selalu berfoya-foya. Hingga sampai pada satu titik ia harus bertahan hidup dengan memulung. Agus terlalu bangga dan tinggi hati untuk meminta bantuan sanak saudaranya. Mungkin juga ia tak punya nyali untuk itu, karena selama ini ia selalu mengacuhkan saudaranya meski mereka dalam keadaan sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadilah kini Agus mematut-matut jalanan untuk dijadikan obyek fotonya. Jalanan ini memang istimewa buat Agus. Sisi kiri jalan menjulang angkuh tebing rapuh yang entah kapan bisa saja tiba-tiba longsor. Sisi kanan jalan tebing terjal menganga siap menelan apapun yang jatuh ke dalamnya. Jauh di depan jalanan seperti terputus menghilang ke balik tebing. Sejuknya udara membuat Agus betah berlama-lama di lokasi ini. Hijau pepohonan berbatas biru langit menyamankan mata yang memandangnya. Di sinilah orang tua Agus mengalami kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agus merekam diam jalanan lewat bidikan kameranya. Ia berusaha mengabadikan kenangan akan orang tuanya melalui saksi bisu yang menjadi objek fotonya. Lewat karyanya Agus ingin mengucapkan rasa terima kasihnya atas apa yang pernah Agus dapatkan dari orang tuanya. Ia menyesal karena tak pernah menunjukkannya ketika orang tuanya masih hidup. Lewat fotonya Agus sekaligus ingin menyatakan rasa sayang untuk pertama kalinya pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lewat fotografi, Agus si Pemulung berusaha menata kembali kehidupannya. Kini Agus telah menemukan dua hal yang dicintainya di dunia ini; fotografi dan masa depannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-7941702115092913939?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/7941702115092913939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=7941702115092913939' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7941702115092913939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/7941702115092913939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/kilometer-29.html' title='Kilometer 29'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1066841188347986064.post-8082925002110209964</id><published>2007-04-28T19:03:00.000+07:00</published><updated>2007-04-28T19:11:38.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='welcome drunk'/><title type='text'>Masup-masup!</title><content type='html'>Nah-nah masup juga pan?! Masing ijo jangan dulu di kritik, ntar jadi jiper&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1066841188347986064-8082925002110209964?l=ikhwanul-fajri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/feeds/8082925002110209964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1066841188347986064&amp;postID=8082925002110209964' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/8082925002110209964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1066841188347986064/posts/default/8082925002110209964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanul-fajri.blogspot.com/2007/04/masup-masup.html' title='Masup-masup!'/><author><name>Bang Jay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08670081230977691269</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://farm2.static.flickr.com/1084/1431900040_bfc23aef1f_t.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
